Kepercayaan berasal dari sebuah kata ‘percaya’ yang
artinya memeberikan rasa penuh pada suatu hal tanpa ada prasangka atau keraguan
didalamnya. Dalam hubungan antara dua orang atau lebih, dalam hal apapun, jika
ada hal yang memang harus dilakukan dalam hal kerjasama maka sikap percaya
adalah hal penting yang harus diterapkan. Kepercayaan bermula dari diri sendiri
lalu kepercayaan terhadap Tuhan dan agama, hal ini dikarenakan Tuhan dan agama
merupakan pedoman dan pegangan manusia sejak lahir sampai ia meninggal. Percaya
juga dapat berupa kepercayaan orang tua kepada anaknya yang mulai beranjak
remaja hingga dewasa, serta kepercayaan terhadap diri sendiri agar mampu
bersaing di dalam masyarakat dan tidak selalu merendahkan diri.
Sebuah rasa percaya memberikan rasa tenang kepada
yang memilikinya karena sebuah kepercayaan adalah hal yang tidak mudah
didapat.Orang yang baru saja dikenal tidak lantas mendapatkan kepercayaan
begitu saja karena aada dasar rasa kenal dan yakin terlebih dahulu sedangkan
pada orang yang baru diketahui kita belum tentu langsung merasa yakin.
Kepercayaan itu sendiri sebenarnya bukan hanya ada
antara hubungan dua orang manusia atau lebih tetapi ada sebuah kepercayaan yang
lebih sulit ditumbuhkan yaitu kepercayaan pada diri sendiri. Adakalanya rasa
yang ada pada diri akan menimbulkan semangat baru dalam melakukan sesuatu dan
itu lahir dari rasa percaya.
Percayalah bahwa diri ini sebenarnya mampu melakukan banyak hal walau rasanya sulit meyakinkannya.
Percayalah bahwa diri ini sebenarnya mampu melakukan banyak hal walau rasanya sulit meyakinkannya.
Minggu ke X
Sumber :
www.google.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar